February 4, 2026

UpdateCepat

Informasi Terbaru, Akurat, dan Eksklusif

Frimpong Frustrasi Liverpool Tertahan Leeds di Anfield

Liverpool Gagal Manfaatkan Kandang

Hasil imbang tanpa gol kembali menghantui Liverpool. Bermain di Anfield pada pekan ke-19 Liga Inggris, The Reds harus puas berbagi angka setelah ditahan Leeds United dengan skor 0-0, Jumat (2/1).

Hasil ini terasa mengecewakan, terlebih Liverpool tampil dominan dalam penguasaan bola namun kesulitan menembus rapatnya pertahanan Leeds. Salah satu pemain yang paling merasakan kekecewaan tersebut adalah Jeremie Frimpong.


Frimpong Akui Performa Liverpool Kurang Tajam

Usai pertandingan, Frimpong mengungkapkan rasa frustrasinya karena Liverpool gagal mengonversi dominasi permainan menjadi gol. Menurutnya, The Reds tidak cukup tajam dalam menciptakan peluang berbahaya.

“Ini sangat membuat frustrasi. Kami ingin memenangkan pertandingan. Saya rasa kami tidak menciptakan banyak peluang. Leeds United bertahan dengan baik,” ujar Frimpong, dikutip dari laman resmi klub.

Ia menilai organisasi pertahanan Leeds menjadi salah satu faktor utama yang membuat Liverpool kesulitan. Setiap kali The Reds mencoba membangun serangan dari sisi sayap maupun tengah, lini belakang Leeds mampu menjaga kedisiplinan dan menutup ruang tembak.


Evaluasi Diri dari Frimpong

Tidak hanya menyoroti performa tim, Frimpong juga mengkritisi penampilannya sendiri. Pemain sayap kanan asal Belanda itu merasa kontribusinya belum maksimal, terutama dalam hal umpan akhir.

“Jelas kami sudah berusaha. Saya rasa seharusnya saya bisa mengumpan bola dengan lebih baik. Hanya itu yang bisa saya katakan,” tambahnya.

Selama tampil selama 84 menit, Frimpong tercatat hanya melepaskan satu percobaan tembakan yang melenceng dari sasaran. Bermain di sektor sayap, ia juga gagal mencatatkan umpan silang akurat yang mampu dimanfaatkan rekan setimnya.


Leeds Tampil Solid di Lini Belakang

Di sisi lain, Leeds United patut mendapat apresiasi atas penampilan disiplin mereka. Datang ke Anfield sebagai tim tamu, Leeds memilih pendekatan defensif dengan fokus meredam pergerakan pemain sayap Liverpool.

Strategi tersebut terbukti efektif. Liverpool yang biasanya agresif di kandang sendiri terlihat kehabisan ide saat memasuki sepertiga akhir lapangan. Minimnya ruang membuat serangan The Reds kerap berakhir dengan umpan-umpan yang mudah dipatahkan.


Fokus ke Laga Berikutnya

Meski kecewa, Frimpong menegaskan bahwa Liverpool tidak boleh larut dalam hasil imbang tersebut. Ia menekankan pentingnya fokus pada laga berikutnya demi kembali ke jalur kemenangan.

“Hanya dengan berlatih setiap hari dan memulihkan diri, karena kami tahu apa yang bisa kami lakukan. Kami hanya perlu menghadapi pertandingan berikutnya dan melakukan apa yang harus kami lakukan dengan lebih baik,” tandasnya.

Liverpool dijadwalkan menghadapi Fulham pada pertandingan selanjutnya. Laga tersebut diharapkan menjadi momentum kebangkitan, terutama dalam hal efektivitas penyelesaian akhir.


Tantangan Konsistensi Liverpool

Hasil imbang melawan Leeds kembali menyoroti tantangan konsistensi yang dihadapi Liverpool musim ini. Dominasi penguasaan bola tidak selalu berbanding lurus dengan produktivitas gol, terutama saat menghadapi tim yang bertahan rapat.

Bagi Frimpong dan rekan-rekannya, laga ini menjadi bahan evaluasi penting. Perbaikan dalam pengambilan keputusan di sepertiga akhir lapangan menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan jika Liverpool ingin terus bersaing di papan atas Liga Inggris.

Baca Juga : BEI Bidik 50 Emiten Baru, Target Top 10 Bursa Dunia

Jangan Lewatkan Info Penting Dari : podiumnews