Presiden Prabowo Subianto menggelar acara penyambutan khusus bagi atlet Indonesia peraih medali SEA Games 2025 di Istana Negara, Kamis, 8 Januari 2026. Agenda ini menjadi bentuk apresiasi negara atas perjuangan para atlet yang telah mengharumkan nama Indonesia di ajang olahraga terbesar se-Asia Tenggara tersebut.
Penyambutan ini juga sekaligus menandai komitmen Presiden Prabowo dalam meningkatkan penghargaan kepada insan olahraga nasional. Dalam kesempatan tersebut, Presiden dijadwalkan menyerahkan bonus kepada para atlet peraih medali, terutama medali emas, dengan nilai yang mencatatkan rekor tertinggi sepanjang sejarah Indonesia di ajang SEA Games.
Prestasi Indonesia di SEA Games 2025
Kontingen Indonesia mencatatkan capaian gemilang pada SEA Games 2025 yang digelar di Thailand. Tim Merah Putih berhasil menempati peringkat kedua (runner-up) klasemen akhir perolehan medali, tepat di bawah Thailand sebagai tuan rumah.
Secara keseluruhan, Indonesia mengoleksi:
- 91 medali emas
- 112 medali perak
- 130 medali perunggu
Capaian ini menjadi tonggak bersejarah, karena untuk pertama kalinya sejak tahun 1995 Indonesia kembali menempati posisi runner-up di ajang SEA Games. Prestasi tersebut dinilai mencerminkan konsistensi pembinaan atlet nasional serta peningkatan kualitas persiapan di berbagai cabang olahraga.
Penyambutan di Istana Negara
Para atlet tiba di kompleks Istana Kepresidenan sekitar pukul 14.30 WIB dan disambut dengan suasana khidmat namun penuh kebanggaan. Upacara penyambutan dijadwalkan berlangsung pada pukul 15.00 WIB, dihadiri oleh jajaran pejabat negara, termasuk Menteri Pemuda dan Olahraga serta Menteri Sekretaris Negara.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa negara tidak boleh hanya menyampaikan ucapan terima kasih secara simbolik. Menurutnya, penghargaan kepada atlet harus diwujudkan secara nyata agar jerih payah, pengorbanan waktu, dan disiplin latihan yang mereka jalani benar-benar dihargai.
Bonus Rp1 Miliar untuk Peraih Medali Emas
Salah satu poin utama dalam acara tersebut adalah pemberian bonus sebesar Rp1 miliar kepada setiap atlet peraih medali emas. Presiden Prabowo telah memerintahkan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir untuk menyiapkan skema bonus tersebut.
Nilai ini mencatatkan sejarah baru dalam sistem penghargaan atlet Indonesia. Sebagai perbandingan, pada SEA Games 2023 di Kamboja, atlet peraih medali emas menerima bonus sebesar Rp525 juta. Dengan kenaikan hampir dua kali lipat, pemerintah ingin menegaskan bahwa prestasi olahraga mendapat tempat penting dalam agenda pembangunan nasional.
Selain atlet, pelatih dan ofisial juga mendapatkan apresiasi finansial sesuai ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah.
Pesan Presiden untuk Para Atlet
Presiden Prabowo berpesan agar bonus yang diberikan tidak dihamburkan, melainkan dimanfaatkan untuk hal-hal positif dan berjangka panjang. Ia menekankan pentingnya literasi keuangan bagi atlet, mengingat banyak dari mereka masih berusia muda dan memiliki masa depan panjang setelah karier olahraga.
Menurut Presiden, bonus tersebut bukan sekadar “upah kemenangan”, melainkan tabungan negara untuk masa depan atlet—baik untuk pendidikan, keluarga, maupun persiapan kehidupan setelah pensiun dari dunia olahraga.
Motivasi untuk Generasi Atlet Berikutnya
Pemberian bonus Rp1 miliar ini juga diharapkan menjadi pemicu semangat bagi generasi atlet muda Indonesia. Pemerintah ingin menunjukkan bahwa prestasi di bidang olahraga memiliki nilai strategis dan mendapatkan perhatian serius dari negara, setara dengan sektor-sektor lain.
Dengan penghargaan yang jelas dan terukur, diharapkan semakin banyak anak muda tertarik menekuni olahraga secara profesional, sekaligus mendorong peningkatan prestasi Indonesia di level regional maupun internasional.
Evaluasi dan Arah Pembinaan ke Depan
Keberhasilan Indonesia menempati posisi runner-up SEA Games 2025 menjadi bahan evaluasi penting bagi pemerintah dan federasi olahraga. Beberapa cabang olahraga menunjukkan peningkatan signifikan, sementara cabang lain masih memerlukan pembenahan dari sisi pembinaan, infrastruktur, dan regenerasi atlet.
Pemerintah menegaskan bahwa capaian ini bukan akhir, melainkan fondasi untuk menghadapi ajang yang lebih besar seperti Asian Games dan Olimpiade. Konsistensi dukungan, baik dalam bentuk anggaran, fasilitas, maupun kesejahteraan atlet, menjadi kunci utama.
Simbol Kehadiran Negara
Penyambutan atlet di Istana Negara memiliki makna simbolik yang kuat. Negara hadir secara langsung untuk mengakui prestasi warganya yang berjuang membawa Merah Putih ke podium internasional. Bagi para atlet, momen ini bukan hanya tentang bonus, tetapi juga pengakuan bahwa perjuangan mereka mendapat tempat terhormat di mata bangsa.
Dengan komitmen ini, Presiden Prabowo berharap prestasi olahraga Indonesia dapat terus meningkat, sekaligus memperkuat rasa kebanggaan nasional di mata masyarakat dan dunia internasional.
Baca Juga : Ramai Disebut Super Flu, Benarkah Lebih Berbahaya?
Cek Juga Artikel Dari Platform : radarbandung


More Stories
Sidang Korupsi Chromebook, Eks Anak Buah Nadiem Disorot
Dua Tahanan Positif Campak, ICE Karantina Detensi Texas
IHSG Terkoreksi 0,6 Persen pada Awal Perdagangan