updatecepat.web.id Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, memberikan apresiasi tinggi kepada Kerukunan Keluarga Bima Dompu (KKBD) Kota Kupang. Ia menilai komunitas ini telah berperan aktif dalam pembangunan sosial. KKBD juga dianggap berhasil menjaga semangat kebinekaan di tengah masyarakat Kota Kupang.
Apresiasi tersebut disampaikan saat pembukaan Musyawarah Cabang (Muscab) VI KKBD Kota Kupang. Kegiatan ini berlangsung di Aula Rumah Singgah KKBD, kawasan Liliba. Acara ini menjadi momen penting bagi komunitas perantau Bima Dompu untuk memperkuat organisasi dan kontribusi nyata di daerah.
Wali Kota menegaskan bahwa komunitas seperti KKBD bukan hanya wadah silaturahmi. Lebih dari itu, KKBD telah menjadi kekuatan sosial yang membawa manfaat langsung bagi masyarakat.
KKBD Dinilai Memberi Dampak Positif bagi Kota Kupang
Dalam sambutannya, dr. Christian Widodo menyampaikan bahwa KKBD adalah contoh komunitas yang mampu “berlayar” memberi manfaat. Ia menggunakan istilah tersebut untuk menggambarkan perjalanan organisasi yang terus bergerak maju.
KKBD dinilai tidak hanya hadir untuk kepentingan internal anggotanya. Komunitas ini juga aktif dalam kegiatan sosial, kebudayaan, dan kemasyarakatan. Hal ini membuat KKBD menjadi bagian penting dalam kehidupan kota yang majemuk seperti Kupang.
Menurut Wali Kota, keberagaman di Kupang harus dijaga dengan kolaborasi semua pihak. Organisasi paguyuban perantauan seperti KKBD memiliki peran strategis dalam memperkuat harmoni sosial.
Muscab VI Jadi Momentum Konsolidasi Organisasi
Musyawarah Cabang VI KKBD Kota Kupang menjadi agenda penting dalam perjalanan organisasi. Muscab bukan sekadar acara formal. Forum ini menjadi ruang evaluasi dan penentuan arah gerak KKBD ke depan.
Melalui Muscab, para anggota dapat memperkuat struktur organisasi. Mereka juga dapat merumuskan program kerja baru yang lebih relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Wali Kota berharap Muscab ini menghasilkan keputusan yang membawa kemajuan. Ia juga mendorong KKBD agar terus berinovasi dalam program sosial.
Kegiatan ini juga menunjukkan bahwa komunitas perantau mampu membangun sistem organisasi yang solid dan modern.
Kehadiran Tokoh dan Paguyuban Perantauan
Acara pembukaan Muscab VI KKBD Kota Kupang dihadiri banyak tokoh penting. Hadir Ketua Umum KKBD Wilayah Provinsi NTT, H. Arifin. Ketua Umum KKBD Kota Kupang, Saiful, juga hadir bersama jajaran pengurus.
Turut hadir pula para sesepuh dan dewan pembina KKBD. Kehadiran mereka menjadi simbol dukungan moral bagi generasi penerus organisasi.
Selain itu, sejumlah kepala perangkat daerah lingkup Kota Kupang ikut menghadiri acara. Hadir juga Ketua FOSIMATA Kota Kupang serta para ketua paguyuban perantauan se-Kota Kupang.
Forum ini menjadi ajang silaturahmi lintas komunitas. Hal ini memperlihatkan kuatnya semangat persaudaraan di Kupang.
KKBD sebagai Penjaga Kebinekaan dan Solidaritas
Wali Kota Kupang menekankan pentingnya peran KKBD dalam menjaga kebinekaan. Kupang adalah kota yang dihuni berbagai suku dan budaya. Dalam kondisi seperti ini, solidaritas sosial menjadi kunci.
KKBD dinilai mampu menjadi jembatan antarwarga. Komunitas ini aktif dalam kegiatan yang mempererat hubungan sosial. Misalnya kegiatan keagamaan, arisan keluarga, hingga majelis taklim.
Organisasi seperti KKBD juga membantu anggotanya beradaptasi di tanah perantauan. Mereka menciptakan rasa aman dan nyaman bagi warga Bima Dompu yang tinggal di Kupang.
Lebih jauh, kontribusi KKBD juga dirasakan oleh masyarakat luas, bukan hanya komunitas internal.
Peran Komunitas dalam Pembangunan Kota
Dalam konteks pembangunan kota, peran komunitas sangat penting. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Kolaborasi dengan organisasi masyarakat menjadi fondasi kemajuan daerah.
Wali Kota menyebut bahwa komunitas yang solid akan memperkuat pembangunan sosial. Program-program kemasyarakatan akan lebih mudah dijalankan jika ada dukungan komunitas.
KKBD dinilai telah membuktikan hal tersebut. Mereka aktif dalam kegiatan sosial, membantu warga yang membutuhkan, serta ikut menjaga ketertiban dan persatuan.
Pemerintah Kota Kupang pun menyambut baik kontribusi ini. Wali Kota berharap komunitas lain juga terinspirasi.
Harapan untuk KKBD ke Depan
Melalui Muscab VI ini, Wali Kota Kupang berharap KKBD semakin berkembang. Ia ingin KKBD menjadi organisasi yang semakin terbuka dan progresif.
KKBD diharapkan terus melahirkan program yang menyentuh masyarakat. Misalnya dalam bidang pendidikan, ekonomi keluarga, dan pemberdayaan generasi muda.
Wali Kota juga mendorong KKBD untuk terus menjaga nilai persaudaraan. Kebersamaan menjadi kekuatan utama dalam komunitas perantau.
Dengan organisasi yang kuat, KKBD bisa menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun Kupang yang inklusif dan harmonis.
KKBD sebagai Inspirasi Komunitas di Kota Kupang
Apresiasi Wali Kota Kupang kepada KKBD menjadi bukti bahwa komunitas perantau memiliki peran besar. KKBD bukan hanya wadah kekeluargaan, tetapi juga penggerak sosial yang memberi manfaat nyata.
Muscab VI KKBD Kota Kupang menjadi momentum penting untuk memperkuat organisasi. Forum ini juga menjadi simbol bahwa kebinekaan di Kupang terus dijaga dengan semangat persatuan.
KKBD diharapkan terus “berlayar” membawa kebaikan. Tidak hanya bagi anggotanya, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Kota Kupang.

Cek Juga Artikel Dari Platform hotviralnews.web.id

More Stories
Aceh Barat Peringati 127 Tahun Gugurnya Pahlawan Teuku Umar
Wagub Gorontalo Tinjau Proyek PLTMH Poduwoma Bone Bolango
Piagam Dewan Perdamaian Trump Tanpa Penyebutan Gaza