April 23, 2026

UpdateCepat

Informasi Terbaru, Akurat, dan Eksklusif

Komdigi dan Google Bahas PP TUNAS

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menggandeng Google untuk membahas implementasi PP TUNAS.

Kebijakan ini bertujuan memperkuat perlindungan anak di ruang digital Indonesia.


🌐 Platform Global Dilibatkan

Sejumlah platform besar seperti Meta (Instagram, Facebook, Threads), TikTok, hingga YouTube turut dilibatkan.

Mereka telah menyatakan komitmen untuk mematuhi aturan yang ditetapkan pemerintah.


⚖️ Aturan PP TUNAS

PP TUNAS mengatur tata kelola platform digital untuk melindungi anak dan remaja.

Beberapa poin pentingnya meliputi:

  • Pembatasan akses bagi anak di bawah 16 tahun
  • Verifikasi usia pengguna
  • Larangan iklan yang menargetkan anak

💬 Apresiasi dari Google

Pihak Google menilai model regulasi Indonesia cukup baik.

Bahkan, aturan ini dinilai berpotensi menjadi contoh bagi negara lain.


👩‍💼 Peran Pemerintah

Menteri Komdigi Meutya Hafid menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan platform digital.

Langkah ini diambil untuk menciptakan ekosistem digital yang aman bagi generasi muda.


🔍 Tantangan di Era Digital

Seiring meningkatnya penggunaan internet, risiko bagi anak juga semakin besar.

Mulai dari konten tidak layak hingga eksploitasi digital menjadi perhatian utama.


✅ Menuju Ruang Digital Aman

Kolaborasi ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan digital yang lebih sehat.

Dengan aturan yang jelas dan kepatuhan platform, perlindungan anak dapat lebih optimal.

Baca Juga : Minat Investasi ke Indonesia Masih Tinggi

Cek Juga Artikel Dari Platform : marihidupsehat